Rembang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lasem mengimbau agar Muktamar ke-33 NU di Jombang Jawa Timur menegaskan posisi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Organisasi mahasiswa ini seolah netral, namun kenyataannya merupakan bagian dari NU dan hampir selalu terlibat dalam kegiatan NU.<>
Ketua PCNU Lasem KH Shalahudin Fattawi (Gus Din) kepada NU Online di Rembang, Senin (27/7) mengatakan, jangan sampai kondisi ketidakjelasan ini dibiarkan berkepanjangan. Kasus PMII sudah harus dapat diputuskan oleh NU dalam muktamar mendatang.
Selama ini PMII berada di sekitar NU dan mengakses berbagai fasilitas NU, namun dengan menyatakan independen itu seakan PMII tidak mau diatur oleh NU.
"Nahdlatul Ulama harus mengambil sikap pada muktamar yang akan datang, terkait dengan PMII yang memilih seolah independen tetapi masih menggunakan NU. Hal ini harus diakukan jika NU mau memperkuat keorganisasian,” katanya.
Shalahudin berpendapat, NU harus mempeketat sistem keadministrasian dan pola hubungan dengan badan otonom atau organisasi-organisasi yang bernaung di bawah NU.
"NU harus mulai memperkuat halaqoh keadministrasian, untuk saling terjalinnya komunikasi antara badan otonom bersama dengan NU. Penekanan juga harus ditegaskan dalam AD ART,” katanya.
Pihaknya juga menghimbau kepada PMII agar menengok kembali apa dan bagaimana PMII itu dibentuk dan dirikan, serta menegaskan hubungan dengan NU. (Ahmad Asmu'i/Anam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua