Nahdliyyin Center Pekalongan Diharap Atasi Pendidikan & Kesehatan Warga
NU Online · Selasa, 26 Februari 2008 | 10:39 WIB
Nahdliyyin Center, lembaga yang didirikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, diharapkan dapat mengatasi kebutuhan warga NU setempat pada akses pendidikan dan kesehatan.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua PCNU Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud, pada pembukaan pelatihan “Penguatan Kapasitas Calon Pegiat Nahdliyyin Center” di Pondok Pesantren Al Mubarok, Medono, Pekalongan, Selasa (26/2), seperti dilaporkan Kontributor NU Online, Abdul Muiz.<>
Selain itu, kata Kasiman, lembaga tersebut juga harus mampu menyediakan layanan informasi kepada masyarakat setempat dan membuat pusat data (data base) tentang jumlah warga miskin yang tidak memperoleh akses pendidikan dan kesehatan.
“Jujur kita akui, saat ini, kita tidak tahu berapa banyak warga NU yang miskin, yang tidak mampu menyekolahkan anaknya hingga tidak mampu hidup sehat,” terang Kasiman pada acara hasil kerja sama PCNU Kota Pekalongan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat Pattiro itu.
Ketua DPRD Kota Pekalongan, H Salahudin, menyambut baik didirikannya lembaga tersebut. Menurutnya, kehadiran Nahdliyyin Center sangat tepat bersamaan dengan program Pemerintah Kota Pekalongan.
“Karena banyak dana yang bisa dimanfaatkan untuk membantu warga NU agar mampu di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan, yang saat ini sedang digalakkan pemerintah,” ungkap Salahudin.
Pelatihan yang diselenggarakan hari ini hingga Kamis (28/2) mendatang itu diikuti 50 peserta utusan dari PCNU, Majelis Wakil Cabang NU, Pengurus Ranting NU, Badan Otonom NU se-Kota Pekalongan.
Selama tiga hari, peserta akan diberikan sejumlah materi tentang visi NU melawan kemiskinan serta advokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan rakyat miskin. (rif)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua