Surabaya, NU Online
Hidup bersih dan sehat bagian integral ajaran agama Islam. Tidak sedikit dalil agama (Islam) yang menjelaskan urgensi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Namun, tradisi PHBS belum terlihat jelas dalam kehidupan umat islam.
“Pesantren (sebagai institusi dakwah Islam) bertanggung jawab untuk mensosialisasikan kesehatan,” demikian disampaikan PW LKNU Jawa Timur Dr. Muhammad Tohir, saat memberikan sambutan pada acara Pengembangan dan Orientasi Pengembangan Pesantren dan Santri Sehat, Ahad (30/10), di Hotel Oval Surabaya.<>
Kampanye PHBS termasuk amal baik yang perlu senantiasa di dakwahkan untuk membentuk paradigma baru. Nahdlatul Ulama (NU) dengan puluhan ribu pondok pesantren memiliki potensi besar untuk mengubah perilaku hidup yang kurang baik.
“NU dan pesantren potensi untuk menyehatkan masyarakat,” kata Dachrawi, HPM, saat mewakili Kepala Promkes Kementrian Kesehatan RI memberikan sambutan.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: M Kamil Akhyari
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua