Pati, NU Online
Santri Juwana, Pati, Jawa Tengah mengikuti Pelatihan Batik dan Fotografi, Ahad (31/1). Dalam pelatihan ini mengundang Anwar Nugroho dari Komunitas Foto Juwana; Wahono dari Komunitas Hp Djadoel Pati; serta Tamzis Al Anas selaku pemateri batik.
Kegiatan yang diadakan dengan peserta terbatas sekitar 30 peserta ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pelatihan ini berlangsung di Rumah Joglo Al Juwani, Langgenharjo, Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.
Selain anggota Ikatan Pelajar Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) dab Ikatan Putri Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU), peserta juga berasal dari masyarakat umum, Fatayat NU, Muslimat NU, serta Karang Taruna Desa Langgenharjo.
Kegiatan pelatihan yang diadakan bersamaan ini bertujuan untuk agar saling melengkapi dalam proses praktik. "Kegiatan ini diadakan bersamaan, agar nantinya anak yang mengikuti pelatihan fotografi dapat langsung mempraktikkannya dalam media pelatihan membatik, begitu juga hubungan timbal baliknya pada peserta membatik agar mempunyai dokumentasi," ujar Sutomo Pembina IPNU Juwana.
Diadakannya pelatihan ini bertujuan peserta dapat mengasah kemampuan dalam bidang media fotografi agar bisa mengikuti zaman serta pelatihan membatik dalam melestarikan budaya. Diharapkan pelatihan menjadi kegiatan rutinitas sehingga menghasilkan para anggota dan kader yang bisa meningkatkan daya cipta lebih menarik dan inovatif agar terbiasa dan mahir dalam bidang tersebut.
Pelatihan dasar dalam fotografi juga mengajarkan bagaimana cara mengatur kamera agar menghasilkan foto yang baik, serta pengambilan angle foto yang baik sesuai imajinasi peserta. Narasumber pelatihan fotografi Anwar Nugroho menjelaskan kegiatan pelatihan ini merupakan ajang pengembangan dan penumbuhan imajinasi teman-teman dalam berkarya serta mengembangkan potensi dalam bidang fotografi.
"Dengan mengikuti kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan imajinasi dalam jiwa teman-teman agar bisa nyaman dan terbiasa dalam berkembang dan berproses di bidang fotografi," kata Anwar Nugroho.
Dalam pelatihan membatik diadakan 5 tahap yaitu membuat pola gambar motif, pemberian malam, pemberian warna batik tulis, proses pencelupan dan pelunturan malam. "Untuk pemula menurut saya membatik itu cukup sulit ya, karena dalam pemberian warna kita harus memperhatikan hasil cantingannya agar tebal sehingga kelihatan jiplak dikain belakang," kata Nur Azizah CW salah satu peserta pelatihan membatik.
Sutomo Pembina IPNU Juwana menambahkan “Semoga kegiatan pelatihan tadi semakin menambah pengalaman untuk lebih baik, lebih kompak dalam berkegiatan dan berorganisasi dimasa yang akan datang serta menambah keberkahan kepada adik-adik rekan rekanita semua,”
Kontributor: Siti Fariha Rosyidah
Terpopuler
1
8 Amalan Sunnah yang Dianjurkan pada Hari Raya Idul Fitri
2
Niat Puasa Qadha bagi yang Batal atau Meninggalkannya di Bulan Ramadhan
3
Niat Puasa Syawal Lengkap dengan Latin dan Terjemahnya
4
Hukum Dahulukan Puasa Syawal Ketimbang Qadha Puasa Ramadhan
5
Meninjau Posko Mudik Banser di Bantul Yogyakarta, Ini Fasilitas dan Layanan untuk Pemudik
6
573 Posko Mudik Banser Siaga 24 Jam Amankan Perjalanan Pemudik ke Kampung Halaman
Terkini
Lihat Semua