Rembang, NU Online
Siswa-siswi madrasah dan sekolah umum di Reembang mengikuti simulasi tanggap bencana alam yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang. Mereka dilatih menyelamatkan para pengungsi serta cara mendirikan tenda darurat.
<>
Di hari pertama pada Selasa (14/10), para peserta mendapatkan pelatihan lima materi sekaligus. Diantaranya, penanganan darurat bencana oleh Kasi Logistik BPBD Rembang Ayub Ma'ruf, pengamanan lokasi daerah bencana oleh Kasat Sabhara dari Polres Rembang AKP Binuka.
Materi ketiga dari Kodim 0720 Rembang oleh Pelda Wasijan dengan materi definisi tanah longsor dan cara pendirian tenda pengungsi. Sedangkan dari TNI AL Serma Sukimin memberikan materi pertolongan SAR di air dan Edi Murwanto dari PMI menyampaikan materi pertolongan kepada korban yang berjumlah banyak.
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Kabupaten Rembang Pramujo menjelaskan kegiatan itu sebagai upaya mendidik anak untuk peduli terhadap sesama ketika bencana alam. “Tak peduli status mereka masih pelajar, harus mampu menguasai dan mengetahui teknik menolong korban,” tegasnya.
Wakil Ketua 1 Corp Bregade Pembangunan (CBP) IPNU Cabang Rembang Nur Khozin menilai kegiatan itu sudah sepatutnya ditanamkan sejak usia pelajar. Menurut dia, kegiatan supaya pelajar peduli kepada sesama tanpa memandang status, tetapi siapa yang membutuhkan. "Setidaknya ada kecelakaan di jalan, mereka sudah tahu sebagai umat manusia apa yang harus mereka lakukan.
Di ujung kegiatan yang digelar selama 14-15 Oktober itu, dilanjutkan simulasi di lapangan mempraktikkan bersama-sama bagaimana cara menolong, mengevakuasi korban yang terkena bencana. Peserta juga diberikan pelatihan bagaimana cara penanganan korban di tenda pengungsian. (Ahmad Asmu’i/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua