Kotamobagu, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara, mendapat wakaf tanah dari H Ali Ridho seorang Nahdliyin asal Madura yang berdomisili di Kota Kotamobagu.
Pengusaha sukses di Kotamobagu ini mewakafkan 1 hektar tanahnya di Jln AKD, Kelurahan Mongondow, Kecamatan Kotamobagu Selatan, kepada PCNU Kotamobagu dengan harapan NU Kotamobagu dapat mendirikan madrasah ataupun pondok pesantren.
"Ini untuk anak-anak di masa depan, karena di sini belum ada pesantren dan madrasah NU. Saya berharap mudah-mudahan ke depan lebih bagus lagi," terang H Ali kepada rombongan PCNU Kotamobagu di kediamannya, Ahad (4/3).
Ketua Tanfidziyah PCNU Kotamobagu KH Moh Husen menerangkan PCNU Kotamobagu akan mewujudkan niatan tersebut untuk menggunakan tanah wakaf sebagai tempat pendidikan NU.
"Terima kasih yang sebanyak-banyaknya, semoga wakafnya mendapatkan keberkahan dari Allah, dan diharapkan seluruh Nahdliyin Kota Kotamobagu untuk menjaga kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita ke depan dibangun pendidikan dan pesantren ala Aswaja NU di Kotamobagu," ungkap Kiai Husen setelah serah terimah sertifikat tanah wakaf.
Dalam pertemuan serah terimah sertifikat tanah wakaf tersebut juga turut hadir Mustasyar PCNU Kotamobagu, Sukiman Lukum, Sekertaris Ustadz Ahmad Sholeh, Bendahara Nasrun Koto, Katib Syuriyah Rastono Sumardi dan Syamsul Bachri Tungkagi, Ketua Lapesdam Jusran Deby Mokolanot, Ketua GP Ansor Kotamobagu Dani Iqbal Mokoginta, serta Ketua Tim Cyber Ansor Kotamobagu Dany Paramata.
Pemberian wakaf tanah kepada PCNU Kotamobagu ini menunjakan dukungan masyarakat terhadap dakwah yang dibawah oleh NU yang toleran dan moderat. (Murdani Mokodongan/Kendi Setiawan)