Peringati Hari Kartini, Aktivis Perempuan NU Gelar Aksi
NU Online · Ahad, 21 April 2013 | 21:18 WIB
Subang, NU Online
Puluhan aktivis Perempuan yang terdiri dari Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Kabupaten Subang menggelar aksi unjuk rasa dan seruan moral dengan membagi-bagikan selebaran dan karangan bunga di jantung kota Pamanukan, Ahad (21/4).<>
Puluhan aparat yang mengawal aksi tersebut kewalahan saat melerai kemaacetan yang panjang. Namun, para pengguna jalan di kawasan tersebut begitu antusias menyaksikan jalannya aksi yang dilakukan oleh kartini-kartini muda Nahdliyyien tersebut.
Menurut Ketua Kopri Cabang Subang, Neneng Nurhasanah, pihaknya sangat prihatin dengan maraknya kasus-kasus yang mengarah kepada pendiskriminasian terhadap kaum perempuan.
“Hal ini terbukti dalam beberapa kasus terakhir yang dialami oleh kaum perempuan masih mendominasi di tengah-tengah kehidupan yang demokratis ini. Kami menuntut kepada Pemerintah agar mampu melindungi kaum perempuan dari penindasan,” tegas Neneng.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cabang Subang, Nurul Jannah bahwa Undang-undang yang memperjuangkan kaum perempuan dirasa belum bisa maksimal dirasakan oleh perempuan itu sendiri.
“Termasuk bagaimana kita menyaksikan kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW,red) yang pada kenyataannya mereka diperjualbelikan di luar negeri. Ini mengindikasikan betapa lemahnya perundang-undangan yang belum dirasakan manfaatnya oleh perempuan.”
“Bahkan, menjelang pemilihan legislatif pun yang mengharsukan ada keterwakilan kuota 30 % perempuan belum bisa menjamin. Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah dan legislatif agar jangan hanya slogan semata memperjuangkan perempuan Indonesia,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ade Mahmudin
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
Terkini
Lihat Semua