Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta Siap Bentangkan 200 Meter Bendera Merah Putih
NU Online · Ahad, 17 Oktober 2021 | 04:00 WIB
Para santri saat simulasi pembentangan bendera Merah Putih di Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta. (Foto: NU Online/Abror)
Muhamad Abror
Kontributor
Jakarta, NU Online
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional 2021, Pesantren Asshiddiqiyah Pusat, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengadakan serangkaian acara yang akan diikuti oleh seluruh santri dan segenap keluarga besar pesantren. Salah satu agendanya adalah pembentangan bendera merah putih sepanjang 200 meter.
“Serangkaian acara ini nanti diikuti oleh seluruh santri, beberapa acara juga disediakan akses live streaming agar orang luar bisa turut menyaksikan,” kata Ketua Panitia Hari Santri Pesantren Asshiddiqiyah Pusat Zainul Hadi kepada NU Online, Sabtu (16/10/2021).
Ada beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan pada momentum peringatan Hari Santri kali ini. Pertama, Upacara Peringatan Hari Batik Naisonal yang juga dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional 2021 pada 2 Oktober beberapa waktu lalu.
“Acara ini diiringi lomba Fashion Show Batik, Tari Nusantara, Tari Saman, dan menyanyikan lagu daerah. Peserta lomba fashion show batik ini menampilkan beberapa batik adat di wilayah yang ada di Indonesia,” jelas Zainul.
Dilanjut pada Ahad (17/10/2021), bedah buku Menikah Meraih Sakinah oleh penulisnya langsung, yaitu Nyai Hj Atina Balqis Iskandar. Acara ini dilangsungkan secara luring dan diikuti oleh para santri putri. Setelah bedah buku, dilanjut kegiatan Santri Membatik.
“Nanti tetap kami sediakan akses online melalui aplikasi zoom meeting untuk peserta (bedah buku) di luar itu,” imbuh Mahasantri Mahad Aly Sa’iidusshiddiqiyah, Jakarta itu.
Besok pagi, Senin (18/10/2021), lanjut Zainul, dilanjut dengan Maulid Nabi Muhammad saw bersama Haddad Alwi. Acara ini juga diikuti oleh seluruh santri dan keluarga besar Pesantren Asshiddiqiyah yang ada di dalam pondok. “Nanti ada live di akun YouTube dan Instagram pesantren,” tambahnya.
Kemudian disusul pada Selasa (19/10/2021) dengan mengadakan beberapa lomba, yaitu Tari Islami Modern, Hijab Fashion, dan Tari Zapin.
“Peserta Tari Islami Modern dan Hijab Fasion hanya dari santri putri, sementara Tari Zapin hanya untuk santri putra,” kata Zainul.
Memasuki acara puncak pada Jumat (22/10/2021), lanjut Zainul, adalah Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 dan diikuti dengan pembentangan bendera merah putih sepanjang 200 meter.
“Demi kelancaran, dua hari sebelum pembentangan ini, panitia dan para santri (harus) sudah melakukan simulasi di lokasi (lapangan pesantren),” pungkasnya.
Kontributor: Muhamad Abror
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
3
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
4
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
5
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Himpun Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua