PMII Bojonegoro Sholawatan Bersama Syecher Mania
NU Online · Sabtu, 19 April 2014 | 06:04 WIB
Bojonegoro, NU Online
Dalam rangka memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-54 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pengurus Cabang PMII Bojonegoro menggelar sholawatan bersama Syecher Mania Bojonegoro, di depan sekretariatnya dij alan Pondok Pinang Sukorejo Bojonegoro, Kamis (17/4) malam kemarin.<>
Pengurus PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid mengatakan, kegiatan sholawat habib syech ini diikuti sekitar seratusan orang, dari gabungan masyarakat setempat, mahasiswa, Syecher Mania dan juga anggota PMII di Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Harlah ke-54 PMII. Menurut aktivis asal Kecamatan Singgahan Tuban ini berharap sholawat dapat menjadi kegiatan yang akrab bagi semua umat Islam. "Agar ukhuwah islamiyah terhadap sesama semakin kuat," terangnya.
Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh kader dan anggota akan tugas dan fungsi mahasiswa bagi masyarakat. Memasuki tahun ke-54, PMII perlu untuk menegaskan karyanya bagi masyarakat di sekitarnya. "Mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial yang sangat besar," sambungnya.
Sementara itu, ketua Syecher Mania Bojonegoro, Abdul Rouf, mengaku senang kerjasama ini. Ia menceritakan bahwa saat ini kegiatan sholawatan sudah semakin diterima oleh masyarakat dan sudah tidak asing lagi. Apalagi Syechermania adalah organisasi yang sudah memiliki cabang se-Indonesia. Hampir setiap kota di Indonesia ada.
"Bahkan, saat ini Syechermania sudah ada di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura," terang Rouf.
Ke depan, harapnya, kegiatan ini dapat menjadi rutinitas yang dapat dilaksanakan oleh PMII. Dan dia menambahkan bahwa hidup akan menjadi lebih berkah jika sering membaca sholawat."Semoga sholawatan ini dapat menjadi rutinitas," pungkasnya. (M. Yazid/Anam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua