PMII Keluarkan Petisi Politik Untuk Caleg Terpilih
NU Online · Sabtu, 19 April 2014 | 01:34 WIB
Purworejo, NU Online
Ratusan kader dari region PMII Danyang Sumbing yang meliputi cabang Purworejo, Wonosobo, Temanggung, dan Magelang menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Purworejo, Kamis (17/4) malam. Mereka mengajukan empat poin petisi yang ditujukan untuk para caleg terpilih dalam pileg beberapa pekan lalu.
<>
Koordinator aksi Muhammad Arifin mengatakan, aksi damai di depan gedung DPRD ini dilandasi atas keprihatinan mahasiswa terhadap maraknya politik uang yang terjadi pada pileg beberapa waktu lalu.
“Hampir seluruh caleg kemarin menggunakan uang untuk membeli suara agar menang,” kata Arifin yang memandu ratusan kader PMII berkumpul di trotoar jalan protokol depan gedung DPRD.
Keadaan itu, menurutnya, sangat memprihatinkan. Karena, politik transaksional rawan membuka keran kejahatan korupsi. Jika keadaan ini dibiarkan tanpa pengawalan aktifis mahasiswa, kami khawatir rakyat akan semakin sengsara.
Empat poin petisi berisi tuntutan DPRD untuk bekerja maksimal bagi masyarakat, tuntutan agar produk-produk DPRD harus prorakyat, menentang segala bentuk kejahatan korupsi, kolusi, dan nepotisme, dan komitmen PMII untuk mengawal anggota dewan lima tahun ke depan, terus Arifin.
Petisi yang telah ditandatangani empat ketua pimpinan cabang PMII itu akan diserahkan kepada anggota dewan periode 2014-2019 usai mereka dilantik.
Tepat di depan plang DPRD, mereka membentuk barisan melingkar di mana di tengah barisan dinyalakan 54 buah lilin dan tumpeng sebagai penanda 54 tahun PMII.
Sementara itu, Ketua PC PMII Wonosobo Saman dalam orasinya mengatakan, komitmen PMII untuk mengawal birokrasi tersebut merupakan roh perjuangan dan komitmen pergerakan sebagai wujud kesetiaan terhadap rakyat.
“Refleksi 54 perjalanan PMII yang harus selalu dibenamkan dalam benak kader pergerakan adalah semangat menemani rakyat tertindas karena kesewenang-wenangan para penguasa. Semangat itu yang harus senantiasa membara dalam benak kita,” tandas Saman.
Aksi damai ini ditutup dengan do'a untuk anggota dewan yang baru terpilih. (Lukman Hakim/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
Terkini
Lihat Semua