Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Madang menyelenggarakan tahlilan, yasinan dan doa untuk KH Abdurrahman Wahid yang wafat Rabu (30/12/2009). Kegiatan berlangsung Jumat (1/1/2010) malam di sekretariat PC PMII Padang di kawasan Lubuk Lintah.
Tahlilan, Yasinan dan doa dipimpin Ketua I PC PMII Padang Edison. Menurut Sekretaris PC PMII Padang Muntasir, tahlilan dan Yasinan diselenggarakan bersamaan dengan penyambutan tahun baru 2010. ā Tahlilan dan Yasinan diselenggarakan sebagai bentuk ikut berduka citanya PMII Padang atas kepergian Gus Dur selama-lamanya,ā kata Muntasir.<>
Usai tahlilan dan Yasinan, digelar diskusi panel dengan menampilkan Mabincab PMII Kota Padang Bagindo Armaidi Tanjung dengan topik āGus Dur : Bapak Bangsa Indonesia Yang Pergi Selamanyaā. āKetokohan Gus Dur semakin amat jelas di suasana wafat hingga pemakaman di Ponpes Tebu Ireng Jombang Jawa Timur. Berbagai tokoh dari latar belakangan agama, suku, ras, dan golongan hadir melayat,ā kata Armaidi Tanjung yang juga Kontributor NU Online di Padang.
Bisa dilihat, kata Armaidi Tanjung, tokoh dan umat dari berbagaiĀ agama yang ada di IndonesiaĀ menyatakan dukanya. Mereka berdoa menurut keyakinannya masing-masing untuk keselamatan Gus Dur yang sudah wafat. Begitu pula komentar dari berbagai tokoh terhadap Gus DurĀ terus mengalir. Ungkapan kekaguman dan penghormatan terlontar terhadap Gus Dur yang memperlihatkan ketokohan Gus Dur yang sepanjang hidupnya konsisten membela kebenaran, sekalipun untuk memperjuangkan kebenaran Gus Dur harus dicacimaki dan disakiti.
āBagi Gus Dur, untuk mengungkapkan kebenaran pikiran dan gagasannya, tidak peduli ada pihak yang merasa dirugikan. Sekalipun yang dirugikan tersebut adalah dari kelompok Gus Dur sendiri, semisalnya NU maupun PKB, toh Gus Dur tetap memperjuangkannya,ā kata Armaidi Tanjung.
Sekretaris PMII Padang Muntasir mengajak kader PMIIĀ untuk terus meneladani sosok Gus Dur. Sekalipun Gus Dur sudah pergi untuk selamanya, namun kader PMII akan tetap bisa membaca pikiran dan gagasan besar Gus Dur melalui tulisan dan buah pikirannya yang sudah tersebar di berbagai buku. Baik ditulis langsung oleh Gus Dur, maupun yang ditulis orang lain. āSalah satu upaya mengetahui gagasan Gus Dur adalah melalui diskusi seperti ini. Ke depan masing-masing kader PMII diminta untuk lebih mengetahui pikiran Gus Dur tersebut,ā kata Muntasir. (arm)
Terpopuler
1
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Posisi Bangunan KDMP di Rembang Ganggu Akses Jalan, Warga Khawatir Risiko Kecelakaan
4
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
5
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
6
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua