Brebes, NU Online.
Upaya pembinaan kepada peserta didik untuk mengenal tentang hakekat Ramadhan terus dilakukan oleh SMA Negeri 3 Brebes. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh siswa diwajibkan mengikuti program pesantren kilat (Sanlat) hingga akhir Ramadhan. Sehingga puasa bisa menjadi madrasah (pusar pendidikan) bagi peserta didik untuk diformat kembali agar akhlak mereka menjadi lebih baik.
<>
Hal tersebut, dikatakan Ketua Pantia Pesantren Kilat SMA N 3 Brebes Drs H Endi Eros di sela penutupan Sanlat di Masjid sekolah, Selasa (23/8).
Dengan Sanlat, kata Endi, para siswa diajak menempuh pendidikan rohani yang pada akhirnya akan mencapai jalan takwa. Amaliyah yang dilakukan mereka, berupa tadarus Al-Quran, sholat berjamaah, sholat malam, lomba kaligrafi, lomba baca puisi religi, dan lomba dai serta siraman rohani jelang buka puasa bersama.
"Kegiatan ini menitik beratkan pada aspek praktik siswa dalam beribadah dan berakhlak mulia seperti teori yang didapat di kelas,” tuturnya.
Sementara Waka Kesiswaan Sadimin SPd MMeng menambahkan, pesantren kilat ini merupakan kegiatan tahunan yang wajib diikuti seluruh siswa yang beragama Islam.
Tindak lanjut dari kegiatan ini, bagi siswa yang tidak mengalami perubahan akhlaknya akan digembleng lagi dalam kegiatan ESQ.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Wasdiun
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua