Yogyakarta, NU Online
Kader muda NU di Yogyakarta (DIY) harus mengetahui perjalanan organisasi untuk pengembangan NU di masa depan. Karena itu sejarah lengkap perjalanan NU DIY harus segera ditulis.<>
Demikian disampaikan Mukhtar Salim, Sekretaris PWNU DIY di Kantor PWNU, Jl. MT Haryono, 40-42 Yogyakarta, Kamis (4/4).
Menurut Mukhtar, sejarah NU DIY sudah ditulis, namun masih belum representatif. Untuk itu, PWNU akan membentuk tim kecil dalam membuat sejarah NU ini, sehingga ke depan bisa bermanfaat.
“Ini tugas bersama. Saat ini kita membuat tim kecil untuk membuatnya. Semoga diberikan jalan kemudahan oleh Allah SWT,” tegasnya.
Menurut Suharto Djuwaini, Wakil Ketua PWNU DIY, kalau semua daerah mempunyai sejarah NU sendiri-sendiri, tentu saja NU akan semakin kaya dengan data sejarah yang sangat berguna bagi generasi masa depan.
“Sejarah kita harus lengkap. Ini sangat penting, sehingga ke depan tidak ada pemutarbalikan sejarah. Kita sangat prihatin dengan kasus sejarah Gus Dur yang sudah diplintir. Ini pelajaran penting buat NU, harus mulai ditulis dari sekarang juga,” tegasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Rokhim Bangkit
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Khutbah Jumat: Jangan Hanya Meminta Hujan, Rawat Juga Alam
Terkini
Lihat Semua