Lebak, NU Online
Ratusan warga Cimarga Kabupaten Lebak, Banten antusias mengikuti rangkaian kegiatan festival shalawat. Kegiatan dilaksanakan di Alun-alun Kecamatan Cimarga, Ahad (26/8). Perhelatan religi itu digelar Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor sebagai rasya syukur atas usia ke-73 Indonesia.
Ada 34 grup shalawat yang mendaftar dan mengikuti perlombaan tersebut. Semuanya melantunkan shalawat nabi dengan berbagai versi. Ada juga sebagian peserta yang menggunakan hadroh sebagai pengiringnya.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Cimarga, Damanhuri mengatakan penyelenggaraan festival shalawat sebagai upaya pendekatan pemuda Ansor kepada masyarakat. “Sekaligus ucapan syukur ke-73 kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Kegiatan semacam itu rutin dilakukan di hari hari besar seperti 17 Agustus dan hari besar Islam. "Yang pasti bermaksud dekat dengan masyarakat, berdoa bersama untuk agama dan bangsa," ungkapnya.
Ia menjelaskan, ini juga usaha Ansor dalam menangkal paham radikal yang sudah masuk ke perkampungan. Kelompok radikal, lanjut Damanhuri, sangat bahaya bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara sehingga harus dilawan sampai kapanpun.
Ketua PC Ansor Lebak, Aris Salman Alfarisi mengaku bersyukur sebab kegiatan kepemudaan oleh PAC Ansor di Lebak sudah semakin intensif. “Kabupaten Lebak termasuk wilayah yang masih kondusif dari kasus intoleransi. Sehingga, kehadiran Ansor menjaga dan merawat kebinekaan dan keberagaman yang dimiliki,” katanya.
Dirinya tidak menampik bahwa tantangan bagi tersebarnya Islam ramah mengalami banyak tantangan. "Kita akan komitmen menjaga Lebak dari ancaman radikalisme dan intoleransi yang kian hari kian marak masuk ke perkampungan," ucapnya.
Takbir, kata dia, yang kerap dipekikan saat demonstrasi oleh kelompok umat Islam tertentu di Lebak harus diganti dengan lantunan lantunan shalawat Nabi. "Intinya, kita meminta syafaat Nabi untuk bangsa dan negara," pungkasnya. (Abdul Rahman Ahdori/Ibnu Nawawi)