Kediri, NU Online
Ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur mendapat suntikan vaksin Sinovac dosis pertama. Vaksinasi ini dilaksanakan di Gedung Muktamar pada Sabtu, (4/9/2021) siang.
Aktivitas Santri di Pondok Lirboyo teramat padat. Pagi, siang, malam hingga tengah malam penuh dengan kegiatan belajar-mengajar. Untuk itu panitia penyelenggara berusaha keras supaya ngaji tetap berjalan serta vaksinasi tidak ketinggalan dan tidak mengganggu kegiatan.
"Alhamdulillah waktu vaksinasi ini dicarikan waktu, tidak mengganggu kegiatan ngaji. Jadi yang ngajinya malam diprioritaskan vaksinasi pagi, yang ngajinya pagi divaksinasi di siang hari," terang Asif Fadli, panitia vaksinasi.
Vaksinasi Santri Lirboyo ini diselenggarakan sebagai ikhtiar untuk menjaga kesehatan, serta mantaati dawuh kiai sepuh. "Pertama, untuk ikhtiar ke arah kesehatan, demi menunjang dan merawat kesehatan maka dari itu digalakkan adanya vaksinasi," kata Asif Fadli.
"Kedua, untuk mentaati aturan pemerintah yang digalakkan oleh para Masyayikh Lirboyo, dengan target 35 ribu santri Lirboyo semua mendapat dosis vaksinasi, serta kemungkinan perjalanan pulang santri nanti diperlukan adanya kartu vaksinasi," beber Asif Fadli yang juga Sekretaris Pondok HM Al-Mahrusiyah ini.
Selain itu, jarak lokasi vaksinasi dengan asrama santri yang lumayan jauh, menjadikan panitia bekerja lebih ekstra dengan menyediakan bus dan elf untuk menuju Muktamar. Begitu pula dengan santri putri yang hilir mudik naik elf.
"Untuk santri putri kami sediakan elf untuk menuju lokasi vaksin. Apabila jalan kaki akan menimbulkan madhorot jaraknya pun juga lumayan memeras keringat, untuk itu diantar jemput dengan elf pondok," imbuh Asif.
Resep Pondok Lirboyo hadapi pandemi
Sebelum dilakukan Vaksinasi, dimulai dengan seremonial. KH An’im Falahudin Mahrus sebagai perwakilan pondok dalam sambutannya mengungkapkan resep Pondok Lirboyo selama menghadapi pandemi Covid-19.
"Kenapa santri Lirboyo ditempat yang seperti ini kesehatannya tetap terjaga? Di antaranya sebab doanya kiai, wiridan, rutinan ratibul hadad dan istighotsah," terang Putra KH Mahrus Aly ini menjawab pertanyaan salah satu nakes tentang tangguhnya Pondok Lirboyo menghadapi Covid-19.
Artinya di keluarga besar Pondok Lirboyo, di samping melakukan ikhtiar dhohir, di balik itu juga melakoni ikhtiar batin.
Dalam seremoni tersebut juga dilaksanakan serah terima bantuan obat-obatan dari DPR-RI kepada Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo dengan total kurang lebih 125 paket.
Dosis pertama ini disasarkan kepada Pondok Induk, Pondok Al-Mahrusiyah, HM Papar, HM Syarif Hidayatullah, HMC, dan Pondok Mubtadiat. Rencana dosis kedua akan disuntikkan bulan depan. Kartu vaksinasi juga menjadi persyaratan bagi santri untuk mengikuti ujian, jadi setiap santri dipastikan wajib menerima vaksin.
Kontributor: Ahmad Nahrowi
Editor: Muhammad Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua