Pidie-Aceh, NU Online
Ribuan warga Kabupaten Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam, khususnya kecamatan Mutiara tumpah ruah mengikuti pengajian Tasawuf, Tauhid dan Fikih (Tastafi) Kamis (28/8) tadi malam yang diasuh oleh Syekh Hasanoel Basri HG atau yang akrab disapa Abu MUDI.<>
Pengajian ini dipusatkan di Mesjid Baitul A’la Lil Mujahidin (Mesjid Abu Beureueh). Tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti pengajian ini membuat Jamaah membludak hingga di luar mesjid, meskipun dalam Mesjid sendiri jamaah sudah duduk berdesakan.
Tgk. Muhammad Iqbal Jalil menyampaikan, panitia telah berusaha semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan kegiatan ini. Bahkan untuk ke depan, sosialisasi pengajian ini juga akan menggunakan aplikasi sms gateway dan sms massal agar akses informasi mengenai jadwal kegiatan pengajian dan zikir akbar semakin meluas. Pihak panitia juga telah berkoordinasi dengan geusyik untuk memberikan himbauan kepada masyarakat
Sebelumnya, pengajian Tastafi telah pernah beberapa kali diadakan di Mesjid Abu Beureueh ini, namun jadwalnya belum ditetapkan secara reguler. Rencananya, ke depan Abu MUDI dijadwalkan akan mengisi pengajian Tastafi pada malam jumat terakhir di setiap bulannya, sedangkan pada malam jumat yamh lain diadakan zikir secara rutin yang dipimpin oleh Waled Abubakar, salah seorang munaffis Thariqat Naqsyabandiyyah.
Warga Mutiara juga sangat mengapresiasi kinerja pengurus Mesjid, di mana saat ini suasana Mesjid yang bernilai sejarah ini semakin hidup dengan kegiatan-kegiatan zikir dan dakwah. Kegiatan itu sendiri semakin memotivasi masyarakat untuk memakmurkan Mesjid. Selain pengajian bulanan dan mingguan, di Mesjid Baitul A’la Lil Mujahidin ini juga diadakan pengajian harian setelah subuh. Kegiatan ini semuanya adalah salah satu upaya untuk mendukung pelaksanaan syariat Islam secara kaffah di bumi Serambi Mekah. (Muhammad Iqbal Jalil/Anam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua