Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan Pesantren Kilat
NU Online · Senin, 7 April 2014 | 14:00 WIB
Jepara, NU Online
Mata Air Cabang Jepara dalam rangka menyongsong Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menyelenggarakan Pesantren Kilat (Sanlat) Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN). Seleksi BPUN akan dilaksanakan di kampus Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Ahad (20/4).
<>
Manajer Mata Air Cabang Jepara H Adib Khoiruzzaman mengatakan, seleksi yang tahun ini keempat kali dilaksanakan. Seperti tahun sebelumnya, sebut Gus Adib, peserta yang akan lolos seleksi sebanyak 60 peserta; 30 IPA dan 30 IPS.
“Puluhan santri akan kami asramakan di pesantren Walisongo Pecangaan. Selama sebulan akhir April-Mei mereka memperoleh gemblengan sesuai bidang IPA/ IPS, Test Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar (TKD), Kepemimpinan dan Keberagaman yang ramah,” katanya.
Ia menambahkan, selama mondok peserta tidak dipungut biaya. Saat tes SBMPTN lanjutnya pihak Mata Air memfasilitasi peserta dengan mengantarkan ke lokasi test. “Di sana mereka kami tempatkan di pesantren juga didampingi alumni Sanlat,” tambah Adib.
Koordinator pelaksana, Ardana Himawan mengatakan, persyaratan mengikuti seleksi; siswa MA sederajat kelas XII, mengisi blangko formulir, menyerahkan pas foto 3 x 4 = 3 lembar, menyertakan foto copy raport mencakup data diri dan nilai—semester 3 – 5 untuk lulusan MA/ SMA, semester 1 – 5 untuk lulusan SMK. Biaya pendaftaran Rp.10.000.
Batas pendaftaran terakhir Sabtu 19 April 2014. Pendaftaran bisa dilakukan di Bimbel Mata Air Jepara, Jalan Raya Senenan-Jepara km.04 (Warung Pakel) atau SMK Walisongo Pecangaan, Jalan Kauman No.01 Pecangaan Jepara. (Syaiful Mustaqim)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
Terkini
Lihat Semua