SMK NU Kunduran dan SMK Ma’arif Tunjungan Lulus 100 Persen
NU Online · Selasa, 29 Mei 2012 | 02:40 WIB
Blora, NU Online
Kualitas sekolah milik warga NU terus meningkat. Salah satu indikasinya, pada ujian akhir nasional (Uan) tahun ini tingkat kelulusannya cukup memuaskan. Dimana, rata-rata kelulusan siswanya mencapai prosentase 100 prosen.<>
Kondisi membahagiakan itu juga dialami SMK NU Kunduran, dan SMK Ma’arif Tunjungan. Untuk SMK NU Kunduran, dari 126 peserta Uan, seluruhnya dinyatakan lulus. Sedangkan untuk SMK Ma’arif, dari 285 siswa yang mengikuti ujian, semuanya juga lulus.
”Alhamdulillah, siswa kmi lulus 100 persen,” ujar Kepala SMK NU Kunduran, Drs Mohadi Said MPdI, kepada NU Online, Selasa (29/5).
Mohadi Said, yang juga alumni program pascasarjana Universitas NU Surakarta itu menambahkan, sebelum mengikuti ujian, siswanya sudah digembleng secara dhohir dan batin. Yakni, dengan memberikan tambahan jam pelajaran di sore hari.
Selain itu, siswa juga diajak usaha batin. Yakni, dengan menggelar istighosah dan meminta doa restu pada dewan guru, orang tua dan tokoh masyarakat sekitar. Melalui berbagai ihtiar itu, pihaknya merasa bersyukur karena kerja keras yang sudah dibangun selama ini membawa hasil yang menggembirakan.
Hal senada dirasakan SMK Ma’arif Tunjungan. SMK yang sudah mengantongi sertifikasi ISO ini berhasil meluluskan 285 siswanya. Hasil itu diharapkan akan makin memantapkan posisi SMK Ma’arif sebagai salah satu SMK berkualitas di Kabupaten Blora.
”Kami sangat bersyukur, karena seluruh siswa yang mengikuti ujian dinyatakan lulus,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Subhan Nurhadi SPdI.
Untuk menghadapi tahun ajaran baru nanti, lanjutnya, pihaknya membuka beberapa jurusan. Diantaranya teknik sepeda otomotif, teknik kendaraan ringan, teknik senso otrotonik, teknik jaringan komputer, manajemen dan akuntasi.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Sholihin Hasan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Esok Puasa Tasu'a, Raih 4 Keutamaannya
3
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
4
Ahli dari DPR: Penyelesaian Guru Honorer Harus Jadi Prioritas Pemerintah
5
Khutbah Jumat: Menjaga Hati dari Kebiasaan Membandingkan Diri di Media Sosial
6
Khutbah Jumat: Bahaya Sifat Tamak dan Cara Menjaga Hati darinya
Terkini
Lihat Semua