STISNU Nusantara Jajaki Kerjasama dengan Pengadilan Agama
NU Online · Rabu, 4 Februari 2015 | 08:01 WIB
Tangerang, NU Online
STISNU Nusantara, salah satu perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Tangerang menjajaki kerjasama dengan Pengadilan Agama setempat.<>
KH A. Baijuri Khotib, Ketua STISNU Tangerang menjelaskan pertemuan dengan Pengadilan Agama Kota Tangerang adalah impelemntasi STISNU menjadi kampus pengkajian berbasis riset dan praktik.
"Kita membangun komunikasi dengan Pengadilan Agama Kota Tangerang dalam rangka membangun sinergi untuk mencapai visi misi STISNU. Sebab itu, kita meminta ijin untuk diperbolehkanya mahasiswa melakukan riset matakuliah yang berkaitan dunia pengadilan agama," katanya di kantornya, Rabu (4/2).
H Muhamad Qustulani, wakil ketua bidang akademik menambahkan, berdasarkan standar kompetensi yang dibuat oleh team teaching disepakati, matakuliah yang berbasis pengkajian hukum dan keekonomian harus ditunjang dengan praktik di lapangan.
“Kita ingin mendorong mahasiswa pro aktif dalam dunia realitas tidak dengan hanya berkutat dalam dunia teori. Alhamdulillah, nanti ada beberapa hakim dan panitera akan menjadi dosen di STISNU Nusantara. Namun, untuk teknis akan dibicarakan kemudian," katanya.
Nasruddin, ketua pengadilan agama Kota Tangerang menyambut baik silaturrahmi membangun sinergis antara STISNU dan Pengadilan Agama.
"Kami senang bisa bertukar pikiran, dan usulan kerjasama terkait teknis akan kita perdalam lagi bersama sama. Kami pun, siap mendorong agar kampus Ilmu Syariah NU mampu bersaing dalam persaingan global, termasuk masuknya jajaran hakim menjadi dosen kehormatan di STISNU. Tapi, kami berpesan, agar STISNU tetap istiqomah dengan kultur dan tradisi pengkajian pesantren karena khazanah intelektualitas Islam di Indonesia berawal dari pesantren,” katanya.
Pertemuan ditutup dengan pemberian cinderamata berupa frame foto hadratussyaikh Hasyim Asy'ari. (Red: Anam)
Terpopuler
1
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
2
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
3
War Haji, Jalan Pintas yang Berpotensi Sengketa
4
MBG dan Larangan Pemborosan dalam Islam
5
Savic Ali Kritik Arah Kebijakan Pemerintah yang Sentralistik, Jauh dari Kepentingan Rakyat Kecil
6
Ketua Umum PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harap Berlangsung Permanen
Terkini
Lihat Semua