Wonosobo, NU Online
Cerahnya sang mentari yang tak menyertai puncak acara Harlah ke-59 IPNU dan Harlah ke-58 IPPNU yang dilanjutkan dengan Pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2012-2014 yang dihelat di Gedung Asrama Haji Wonosobo.<>
Ketua panitia Harlah dan Pelantikan yang diselenggarakan pada Senin (4/3), Iltiham mengatakan, acara tersebut dihadiri oleh para kader IPNU-IPPNU dari tingkat PAC hingga Ranting yang diperkirakan hingga ribuan kader yang turut serta dalam perhelatan ini , serta tamu undangan dari jami’yyah NU, Alumni NU, PC IPNU-IPPNU kariesidenan Kedu serta PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah .
Acara Harlah dimulai dengan mengkhatamkan Al-Qur’an 30 juz. Selain itu harlah juga diwarnai dengan lomba tumpeng untuk menyemarakkan momentum tersebut.
“Kami berharap melalui momentum harlah ini dapat memacu gerak organisasi laksana pacuan semangat untuk selalu berproses dalam kawah candradimuka bagi pelajar-pelajar NU yang bernama IPNU-IPPNU,” katanya.
Sementara itu, ketua PC IPNU Wonosobo, Ahmad Haryanto mengungkapkan, momen Harlah IPNU dan IPPNU seharusnya menjadi titik pijak awal bagi semua kader IPNU untuk meneguhkan kembali komitmen perjuangan Pelajar NU di ranah zaman yang semakin global.
“Pengurus dan kader IPNU-IPPNU harus berupaya meneguhkan kembali semangat untuk selalu melek semua hal. Melek IT, pengetahuan dan update zaman,” ungkapnya.
Terkait dengan pelantikan, ketua PC IPPNU Wonosobo, Amintasih menyatakan, sebelum pelantikan berlangsung acara mau’idhoh hasanah dibawakan oleh KH Chabibullah Idris selaku Ketua MUI Provinsi Jawa Tengah yang diharapkan mampu untuk memompa semangat kader dengan refleksi sejarah perjalanan organisasi di tengah percaturan zaman.
“Setelah itu acara pelantikan usai, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wasilah syukur atas dikukuhkannya Pengurus PC IPNU-IPPNU Kabupaten Wonosobo masa khidmat 2012-2014,” katanya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Abe Bekti
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Khutbah Jumat: Jangan Hanya Meminta Hujan, Rawat Juga Alam
Terkini
Lihat Semua