Ulama Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Pemalsuan Berkas Bupati
NU Online · Rabu, 19 Juli 2006 | 07:07 WIB
Banyuwangi, NU Online
Sejumlah ulama Banyuwangi, Jawa Timur, kembali mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat segera membentuk panitia khusus (Pansus) guna membuka file di Komisi Pemilihan Umum Daerah terkait dugaan pemalsuan identitas berkas pencalonan bupati Ratna Ani Lestari dan Yusuf Nurisyang yang diduga cacat hukum. Demikian kantor berita Antara melaporkan.
Sekretaris Forum Ulama Banyuwangi Bersatu ( FUBB) Ali Sudarji Rabu (19/7) di Banyuwangi mengatakan, selain mendesak pembentukan pansus file gate, juga meminta DPRD melakukan investigasi terkait fakta kecurangan atas masalah itu.
Dia menjelaskan desakan yang dilakukan oleh ulama atas dasar surat Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo yang menghendaki pemberhentian bupati Ratna Ani Lestari diproses sesuai prosedur.
"Selain sesuai diatur dalam Undang-Undang nomor 32 tahun 2005 serta peraturan pemerintah nomor 06 tahun 2005," kata Sutarji.
Sementara itu menanggapi desakan para ulama, Ketua DPRD Banyuwangi, Ahmad Wahyudi di tempat terpisah menjelaskan DPRD tidak perlu membentuk pansus file gate baru.
Menurutnya, pansus Pilkada yang pernah dibentuk hingga kini belum dibubarkan. oleh karena itu, dia berharap agar memanfaatkan pansus yang sudah ada.
"Cukup memanfaatkan pansus Pilkada saja," ujarnya. (dar)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
4
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
5
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
6
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
Terkini
Lihat Semua