Ustadz Hamid: Jangan Gampang Menyalahkan Sebelum Memahami
NU Online · Ahad, 16 Agustus 2015 | 15:09 WIB
Pringsewu, NU Online
Ustadz Abdul Hamid pada Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) yang diadakan rutin di kantor NU kabupaten Pringsewu, Ahad (16/08/15) menyampaikan pesan agar tidak gampang menyalahkan sebelum memahami persoalan secara menyeluruh dan mendalam.Â
<>
Pesan ini disampaikan menyikapi fenomena di zaman sekarang ini banyak sekelompok golongan yang dengan gampang menyalah-nyalahkan amaliyah golongan lain.
Menurut Ustadz Hamid golongan ini sering memahami makna dari Al-Qur’an dan hadits secara tekstual saja. Padahal menurutnya, dalam memahami makna dari ayat Al-Qur’an dan hadits diperlukan pemahaman yang dalam, mencakup juga makna kontekstual berikut asbabun nuzul dan asbabul urutnya.
Menurut Ustadz yang sedang menempuh pendidikan S3 di IAIN Radin Intan Lampung ini, pemahaman terhadap ayat Al-Qur’an hendaknya tidak memotong-motong ayat. Hal ini karena banyak sekali ayat Al-Qur’an yang memiliki kaitan dengan ayat sebelum dan sesudahnya. Sedangkan dalam memahami hadits, Ustadz Hamid mengatakan bahwa diperlukan pemahaman tentang sebab-sebab dan bagaimana hadits tersebut disampaikan oleh Nabi.
Hal senada juga disampaikan Mustasyar NU Pringsewu KH Sujadi yang memoderatori Jihad Pagi tersebut. Menurutnya, para ulama Nahdlatul Ulama tidak hanya mengkaji dan menyampaikan secara tekstual dalil dan hukum di dalam agama Islam. Banyak sekali yang menyampaikannya dengan langsung memberikan uswatun hasanah kepada umat.
KH Sujadi mencontohkan bagaimana baru-baru ini KH Maimun Zubair memberikan uswatun hasanah dengan berdiri ketika dilantunkan lagu Indonesia Raya pada Muktamar ke-33 NU di Jombang walaupun kondisi beliau sedang menggunakan kursi roda.Â
"Kemudian apakah ada dalil upacara kemerdekaan 17 Agustus? Apakah ada dalil menghormati bendera merah putih? Hal itu tidak harus diperdebatkan karena para ulama lebih tahu dengan mencontohkan yang terbaik kepada umatnya," terangnya. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
PBNU Terima Kunjungan BTN dan BSN, Bahas Akses KPR Subsidi bagi Warga NU
Terkini
Lihat Semua