Gus Dur memberikan penjelasan kepada Kang Maman Imanulhaq tetang klasifikasi gila. Kata Gus Dur, gila itu banyak macamnya. Ada gila karena kerjaan, gila karena urusan organisasi dan lain-lain.
Gusdur pun menceritakan kisahnya. Dulu Dr. Fahmi Dja'far Saifuddin (putra KH Saifuddin Zuhri) datang ke rumah Gus Dur pada pukul 02.30 WIB.
"Mas...Mas...barusan di Jakarta Utara, di Tanjung Priok ada pertengkaran antarpengurus NU. Ayo kita ke sana Mas!”
Gus Dur menjawab, “Mas Fahmi, kalau dari jam 6 pagi-6 sore ngurusi NU, itu namanya senang dan cinta dengan NU.”
“Kalau jam 6 sore-12 malam masih ngurusi NU maka disebut orang gila NU. Tapi sudah jam 12 malam masih tetap ngurusi NU berarti NU gila,” kata Gus Dur, bercanda. (Ahmad Rosyidi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
2
Innalillah, Ulama Mazhab Syafii asal Suriah Syekh Hasan Hitou Wafat dalam Usia 83 Tahun
3
Kultum Ramadhan: Lebih Baik Sedikit tapi Istiqamah
4
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
5
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
6
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Terkini
Lihat Semua