Ribuan pemuda NU serentak membaca shalawat ketika Presiden Joko Widodo menuju panggung utama peringatan Maulid Nabi yang digelar Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Jokowi yang mengenakan sarung coklat cerah saat itu didampingi Mensesneg Pratikno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Seperti lazimnya orang berpidato, Jokowi pertama menyampaikan hormat kepada para kiai yang hadir dalam mukadimah sambutannya. Suasana pun sangat tenang. Lantas berlajut menyebut nama-nama pengurus Ansor.
âYang saya hormati Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut.â Pembicaraan Jokowi pun jeda sejenak. âTapi yang selalu saya ingat kalau hadir di Ansor itu Pak Sekjennya, Gus Adung (Adung Abdul Rochman).â
Kenapa?
âKarena sama-sama kurusnya,â kata Jokowi disambut gerrr seluruh kader Ansor yang duduk lesehan memenuhi kompleks kantor PP GP Ansor yang terletak di Jalan Kramat Raya, No 65A, Jakarta. Adung yang dipanggil namanya pun berdiri melambaikan tangan. Tawa hadirin tambah keras.
Jokowi dalam pidatonya memotivasi para kader Ansor agar memiliki jiwa patriotik yang tinggi. Ia percaya bahwa kemajuan sebuah bangsa ada di tangan pemuda, khususnya pemuda Ansor.
Sampai di sini, tiba-tiba Jokowi meneriakkan salam khas Ansor.
âSiapa kita?â serunya.
âAnsor NUâĤâ sahut serempak seluruh pemuda Ansor.
âNKRIâĤ!â
âHarga mati.â
âPancasila...â
âJayaâĤâ
âNusantaraâĤâ
âMilik kitaâĤâ
âAswajaâĤâ
âAqidah kitaâĤâ
Mendengar Jokowi fasih mengumandangkan salam khas Ansor, hadirin seperti heran.
âSaya sedikit-sedikit juga ngapalin,â tutur Jokowi. Tawa kembali pecah. Rupanya diam-diam ia menghafal saat Gus Yaqut menyampaikan salam itu di sesi sebelumnya. âJangan kalah sama Gus Yaqut,â pungkasnya yang lagi-lagi disambut gerrr pemuda NU. (Mahbib)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua