Patoni
Penulis
Malam itu, tidak sengaja dua orang pemuda kampung melihat seorang perempuan muda berbaju rapi sedang duduk di sebuah batu nisan. Dua pemuda bernama Torin dan Saprudin sepakat menduga, ini perempuan sedang mengalami masalah.
Torin dan Saprudin mendekat, sedangkan perempuan tersebut masih terlihat asyik pencat-pencet tombol gadget-nya sambil sesekali mesam-mesem sendiri.
āMba, malam-malam kok main HP di kuburan,ā ucap Torin tanpa basa-basi.
āIya mba, lebih baik pulang. Cuaca sebentar lagi turun hujan,ā ujar Saprudin.
āSudah kaya pegawai BMKG aja ente,ā kata Torin kepada Saprudin.
āBiarin, emang cuma BMKG aja yang bisa prediksi cuaca,ā ketus Saprudin.
Si perempuan belum juga bersuara. Setelah beberapa menit, ia berkata, āIya nih mas, saya lagi coba update status,ā jawab si perempuan.
āLoh, update status kok duduk di atas kuburan mba?ā tanya Torin.
āIya mas, habis di dalam sinyalnya susah sih.ā (Fathoni)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua