Pada masa Soekarno, bongkar-pasang mentri merupakan hal yang lumrah. Ketika Kabinet Karya yang dipimpin Djuanda naik, ia menganjurkan supaya kabinetnya banyak bekerja daripada berbicara.
Mendengar slogan ini, Mahbub Djunaidi, esais berjuluk pendekar pena, membincangkannya dengan Ketua Umum PBNU KH Idham Chalid.
<>Mahbub sendiri mengemukakan pendapatnya. Bahwa semestinya banyak bicara banyak bekerja.
“Akur!” tegas Idham Chalid.
Tak hanya itu, pria kelahiran Amuntai ini menambahkan penjelasannya.
“Sebab, banyak bicara tanpa kerja, itu namanya burung beo. Sementara banyak berkerja sedikit bicara, namanya maling,” ungkapnya. (Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Pelantikan PBNU, Rais Aam: Singkirkan Kepentingan Pribadi dan Rangkul Masyarakat
2
Innalillahi, Anggota BPK RI Fathan Subchi Meninggal Dunia
3
Ini Doa Kiai Said Aqil saat Pelantikan PBNU 2026-2031
4
PBNU Siapkan Munas hingga Rakernas sebagai Program Awal Kepengurusan
5
Gus Ipul Sebut PCNU yang Dikabarkan Kembalikan Uang ke KPK Belum Lapor PBNU
6
Gus Rozin: NU Perlu Perkuat Ketahanan Bencana dan Kemandirian Ekonomi Warga
Terkini
Lihat Semua