Sebagaimana diketahui, Amirul Muminin Umar bin Abdul Aziz adalah seorang penguasa yang sangat adil lagi zuhud. Ia wafat pada 101 H.
“Selamat pagi Amirul Muminin. Semoga paduka yang mulia sehat sejahtera dalam lindungan Allah SWT. sehubungan dengan ini, izinkan hamba menyampaikan laporan belakangan ini. Hamba mohon maaf. Orang-orang di sini telah memeluk Islam. Artinya, ke depan tidak ada lagi pendapatan negara dari sektor jizyah,” kata Hayyan dalam sepucuk suratnya kepada Umar bin Abdul Aziz.
Menerima laporan ini Umar bin Abdul Aziz tersenyum. Ia kemudian mengambil pena dan menulis tanggapannya.
“Semoga Allah jauhkan kita dari jizyah. Wahai Hayyan, kau harus ingat bahwa Allah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa petunjuk, bukan petugas pemungut jizyah,” tulis Umar bin Abdul Aziz dalam surat balasannya. (Alhafiz K)
*) Dikutip dari Akhbarul Hamqa wal Mughaffalin (Hikayat Orang Dungu dan Orang Lalai) karya Abdurrahman Al-Jauzi. Judul oleh pengutip.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua