Sebagaimana yang kita tahu, kalau dialek batak itu nadanya tinggi (mirip orang yang sedang marah), dan lagi dalam penyebutan subyek kalimat sering ditempatkan dibelakang.dan ini memang terasa janggal bagi orang yang tidak pernah mendengarnya. seperti yang menimpa pak sekhan ketika dia ditangkap polisi (kebetulan orang batak) karena melanggar tata tertib. pak sechan ngeyel (ngotot) merasa nggak berbuat salah .
"ku tilang kau", dengan tegasnya pak polisi berkata.
"dari pada kau burung hantu", balas pak sekhan sengit, karena merasa diejek polisi seperti burung kutilang.
wahhh rupanya pak sekhan belum pernah dengar bahasa orang batak.(Alf)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
4
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Haul Akbar Ke-45 Mbah Hamid Pasuruan, Ketum PBNU Sebut NU Tak Mungkin Bertahan Tanpa Peran Kiai
Terkini
Lihat Semua