Semburan Lumpur panas di Porong Sidoarjo akhir mei lalu menjadi perhatian publik. Berbagai analisa geologi pun bermunculan. Ada yang mengatakan semburan Lapindo merupakan fenomena alam akibat gempa bumi di Yogyakarta. Di lain pihak mengatakan, Lumpur panas ini akibat kesalahan perusahaan semata, karena telah mengebor pada kedalaman diluar batas. Bahkan ada yang bilang, kalau sebetulnya Lumpur panas itu berasal dari gunung Lumpur bawah tanah ribuan tahun yang lalu.
“Walau analisa ilmiah tersebut dikemukakan, Lumpur tetap menyembur makin deras. Sekarang yang penting solusinya,” kata KH. Hasyim Muzadi dalam acara Halaqah pra Munas di Malang beberapa waktu lalu
“betul pak, tapi kami heran kenapa yang dibor Lapindo malah keluar Lumpur bukan gasnya,” Tanya seorang pengurus MWC NU yang hadir
“ya sudah jelas tho, lha wong minyaknya sudah dibor Inul kok sebelumnya.” Jawab Ketua PBNU tersebut disambut dengan hadirin
Sebagai informasi, Inul itu memang berasal dari sebuah desa yang bertetangga dekat dengan kecamatan Porong. (Alf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua