Sampai suatu ketika si santri yang biasa dipanggil ustad bahrun sedang pulang sebentar untuk keperluan keluarga. karena ustad bahrun adalah ketua panitia penyelenggara akhirus sanah, maka banyak hal yang harus diselesaikan. sedang 2 hari setelah pulangnya ustad bahrun, sang kyai merasa perlu telpon untuk menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan akhirus sanah.
"Assalamu'alaikum, bisa bicara dengan ustad bahrun," sapa kyai dengan bahasa madura medok.
"wa'alaikum salam, iya, saya sendiri, ini dengan siapa", jawabnya dengan kondisi santai tanpa kemeja (hanya kaos dalam).
"ini dari pak kyai mau..."belum selesai kyai bicara,tiba tiba sang ustad menyela..
"Maaf kyai, saya mau pakai baju dulu yaa", jawabnya tergesa.(Alf)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
4
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Haul Akbar Ke-45 Mbah Hamid Pasuruan, Ketum PBNU Sebut NU Tak Mungkin Bertahan Tanpa Peran Kiai
Terkini
Lihat Semua