Ada saja kelakar yang diselipkan Gus Karim (Solo) dalam setiap ceramahnya. Contohnya ketika ia bercerita tentang wasiat seorang istri kepada suaminya ketika ia tengah sekarat.<>
Sang istri yang tergolek lemah badannya memanggil lirih nama suaminya.
“Kelihatannya. ia akan membisikkan sesuatu,” pikir suaminya. Bergegas ia kemudian mendekat kepada sang istri.
“Abi, besok kalau sekiranya ummi sudah mendahului abi. Ummi rela abi menikah lagi,” kata istri penuh haru.
Sang suami bingung menjawab. Sebelum ia menjawab, istrinya mendahuluinya.
“Tapi abi boleh menikah lagi dengan dua syarat.”
“Syaratnya apa, mi?” tanya suami.
“Pertama, abi boleh menikah, kalau kuburan umi sudah kering.”
“iya, abi akan menghormati wasiat umi...”
Kemudian sang istri melanjutkan perkataannya yang terakhir, “Kedua. Abi mesti rajin menyirami kuburan umi.”
“Nah lho...,” gumam suami. (Aji Najmudin)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua