Dengan heran temannya menjawab: “He... siang hari begini kau kok mengigau, dan kenapa pesimis amat, papa lu mulai percaya ramalah ahli nujum dari Meksiko itu?”<>
"Bukan itu, bagaimana kiamat tidak terjadi kalau kiai yang biasasnya berbicara soal ibadah saat ini sudah bicara soal teknologi dengan bahasa yang fasih lagi”
“Masak iya sih?” Tanya temannya heran.
“Itu lihat KH Hasyim Muzadi dan KH Hasyim Wahid sudah bicara teknologi informasi dengan fasih, apa ini bukan salah satu tanda kiamat sudah dekat?”
“Ya benar sih. Ini pertanda kiamat bagi profesimu sebagai perusahaan teknologi informasi, sebab wilayahmu akan digusur para kiai dan tamatlah riwayat bisnismu, itu benar-benar kiamat untukmu."
“Ooo begitu toh maksudnya”
“Wah kalau begitu tidak ah, saya tidak mau kiamat,”
“makanya janagan underestimate pada kemampuan orang, semua orang apalagi kiai kalau mau belajar semuanya bisa, kenapa kita sewot?"
"Iya-yaa…." (bregas).
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua