Seorang kiai muda dimarahi habis oleh Kiai sepuh gara-gara mengundang seorang pejabat pemerintah yang dinilai korup karena dulunya bekas preman. “Ya memang sampeyan itu keterlaluan kok” kata seorang kiai muda lainnya “berani menghadirkan preman, sampai membuat Hadratusy Syaikh marah besar, sehingga saya dikira ikut ikutan.
“Tenang aja Gus, itu suatu risiko yang sudah saya perhitungkan”
“Tetapi tindakan sampeyan itu sangat nekad, dan terlalu besar risikonya buat nama baik pesantren, apa tidak ada pejabat lain yang lebih layak diundang” sarannya.
“Ya saya tahu, dan kita juga telah beberapa kali mengundang pejabat yang sampeyan maksudkan, tetapi mereka tidak bisa nelor, walaupun yang saya undang ini berwatak preman, tetapi yang penting bisa nelor”
“Lha lalu pejabat yang sampeyan undang kali ini apa memang bisa bertelur?”
“Tentu saja, itu lihat telornya putih-putih sebanyak berupa 12 unit komputer di kantor”
“Ini sih namanya kiai pragmatis”.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua