Bahrain Selidiki Dokumen Rahasia Dukungan AS pada Ikhwanul Muslimin
NU Online · Selasa, 17 Juni 2014 | 09:54 WIB
Manama, NU Online
Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al Khalifa, Ahad, memerintahkan diselidikinya laporan yang mengungkapkan aksi pro-aktif Pemerintah Amerika Serikat (AS) bagi perubahan rejim di seluruh Timur Tengah (Timteng) dan Wilayah Afrika Utara, kata Kantor Berita Bahrain.
<>
Sekitar satu pekan sebelumnya, mingguan Timur Tengah "Briefing" menyiarkan laporan lima halaman mengenai "rahasia" kebijakan luar negeri AS untuk mendukung Ikhwanul Muslimin dan gerakan perlawanan lain di wilayah tersebut sejak 2010.
Laporan itu mengatakan beberapa orang dan lembaga telah menerima bantuan untuk dilatih di luar negeri, demikian diberitakan Xinhua.
Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan pekan sebelumnya bahwa kementerian tersebut akan mempelajari dokumen Departemen Luar Negeri AS yang berbicara tentang upaya yang mungkin dilancarkan untuk menggulingkan pemerintah di Bahrain, Arab Saudi, Yaman dan Mesir guna menetapkan apakah pelanggaran hukum telah terjadi.
Menurut laporan itu, dokumen tersebut --yang dikeluarkan pada Oktober-- berisi susunan terperinci mengenai program Pemerintah AS untuk secara langsung membangun organisasi "masyarakat sipil" guna mengubah politik dalam negeri di negara sasaran yang mendukung keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua