Gerilyawan Rebut Mosul, Kota Kedua Terbesar Irak
NU Online · Rabu, 11 Juni 2014 | 06:01 WIB
Mosul, NU Online
Para gerilyawan merebut kota terbesar kedua Irak, Mosul, Selasa, kata para pejabat.
<>
Peristiwa tersebut merupakan pukulan pada pihak berwenang, yang tampaknya tidak mampu menghentikan gerak gerilyawan.
Pada Senin malam, ratusan pria bersenjata melancarkan satu serangan di Mosul, 350km utara Baghdad, terlibat baku tembak dengan tentara dan Polisi, kata mereka.
Sebelum seluruh kota itu dikuasai, mereka menduduki kantor pusat gubernur, penjara-penjara dan stasiun-stasiun televisi, AFP melaporkan.
"Kota Mosul berada di luar kekuasaan negara itu dan berada dalam kekuasaan gerilyawan," kata seorang pejabat kementerian dalam negeri kepada AFP.
Seorang wartawan AFP, yang lari meninggalkan kota itu, mengatakan toko-toko tutup, pasukan keamanan meninggalkan kendaraan-kendaraan mereka dan satu kantor polisi dibakar.
Mosul adalah ibu kota Provinsi Nineveh.
Dalam hari-hari belakangan ini, kelompok garis keras melancarkan operasi besar di Nineveh dan empat provinsi lainnya, menewaskan sejumlah orang dan menyoroti lemahnya pasukan keamanan Irak.
Mosul adalah kota kedua yang jatuh ke tangan gerilyawan tahun ini, setelah pemerintah kehilangan kekuasaan atas Fallujah, dekat Baghdad awal Januari. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua