Kenali Tanda Penyedia Jasa Pendorong Kursi Roda yang Resmi dan Tarifnya
NU Online · Sabtu, 25 Mei 2024 | 15:30 WIB
Jamaah haji sedang berada di atas kursi roda dan memakai jasa pendorong kursi roda. (Foto: NU Online/MCH/Alhafiz)
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Makkah, NU Online
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Kantor Urusan Haji Indonesia H Khalilurrahman berpesan kepada jamaah lansia yang membutuhkan bantuan agar memakai penyedia jasa kursi roda resmi yang telah ditetapkan oleh pengelola Masjidil Haram.
Ia juga menyebutkan sejumlah tanda penyedia jasa kursi roda yang resmi.
“Apa tandanya? Tandanya mereka menggunakan rompi. Kalau pagi atau siang mereka memakai rompi berwarna abu-abu dan hijau lumut. Kalau shift malam mereka memakai rompi coklat," kata Khalil di Kantor Daker Makkah, Syisyah, Makkah, Kamis, (23/5/2024).
Ia menambahkan, ciri lain petugas resmi jasa kursi roda adalah terdapat nomor pada punggung dan dada. Nomor dada dan punggung ini menunjukkan mereka sebagai petugas resmi kursi roda di area Masjidil Haram.
Untuk tarif jasa resmi, jamaah dikenakan biaya sebesar 250 Riyal prapuncak haji. Sementara saat menjelang puncak haji, tarif jasa kursi dorong mencapai 500-600 Riyal.
Ma'ruf, seorang jamaah dari Magelang, Jawa Tengah, membenarkan tarif kursi roda tersebut.
"Kursi roda bayar 250 Riyal," kata Ma'ruf yang menggunakan jasa kursi roda di Masjidil Haram untuk tawaf dan sai.
Sementara tarif jasa kursi roda tidak resmi tidak menentu. Tarif jasa tidak resmi bisa lebih mahal daripada tarif kursi roda.
"Bisa 500, 600, 700 Riyal. Itu di luar puncak haji. Artinya jasa tidak resmi bisa lebih mahal lagi di puncak haji," kata Khalil.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua