Mubes PPI Yaman Ke XIII Sahkan LPJ dan Tetapkan Sekjen Baru
NU Online · Sabtu, 9 Agustus 2014 | 13:12 WIB
Hudaidah, NU Online
Agenda tahunan Musyawarah Besar (Mubes) Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman yang ke- XIII berlangsung tertib dan lancar dari pagi hingga dini hari. Acara yang bertempat di ruang perkuliahan Universitas Darul Ulum Asy-Syar’iiyah Hudaidah, Yaman Utara ini dihadiri sejumlah pengurus PPI Wilayah.
<>Di antara wilayah yang hadir pada kegiatan yang berlangsung Kamis (7/8) adalah PPI Sana’a, PPI Zabid, PPI Hudaidah, PPI Hadhramaut serta perwakilan dari pelajar wilayah Aden.
Sebagai wujud komitmen organisasi, penyelengaraan MUBES merupakan hal yang penting sebagai manifestasi berorganisasi yang solid, bermartabat dan bertanggung jawab.
Dimulai pembacaan LPJ oleh Erikhana Anshori Ibrahim Sekjen PPI Yaman periode 2013 -2014, dam laporan dari sekretaris Sekjen PPI Yaman saudara Syaher Mufti. Dilanjutkan pembahasan AD/ART hingga dini hari yang sebelumnya telah break beberapa saat.
Turut hadir disana perwakilan dari Kedutaan Besar RI dari ibukota Sana’a Abbas Bashori dan Asmaul Husna. Dalam sambutannya Pak Abbas menegaskan bahwa PPI Yaman harus sesuai namanya yaitu persatuan yang berfungsi menyatukan pelajar-pelajar yang berada di Yaman meski latar sosial berbeda.
Selain mengesahkan LPJ, dalam Mubes PPI Yaman ke-XII ini memutuskan putusan baru diantaranya pemekaran wilayah, kota Mukalla sekarang resmi berdiri sebagai PPI Mukalla, dan kota Aden resmi menjadi PPI wilayah baru dibawah naungan PPI Yaman. Kemudian tampuk estafet kepemimpinan Sekjen PPI Yaman yang dahulu dikomando oleh Erikhana Anshori Ibrahim dari PPI Zabid, kini dipegang oleh Sekjen baru dari PPI Sana’a Ade Yofi. (Akbar Rasyidi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua