PBB Selesaikan Pemeriksaan Senjata Kimia Suriah
NU Online · Sabtu, 31 Agustus 2013 | 06:10 WIB
New York, NU Online
Para pakar PBB telah menyelesaikan tugas mereka di Suriah dan akan "mempercepat" pembuatan laporan tentang apakah senjata kimia memang digunakan dalam konflik di negara tersebut, demikian diungkapkan juru bicara PBB Martin Nesirky, Jumat. <>
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sudah siap memberikan pandangannya kepada Dewan Keamanan PBB tentang penyelidikan terhadap dugaan serangan senjata kimia jika diperlukan, kata juru bicara itu dalam jumpa pers, seperti yang dilaporkan AFP.
Sementara Amerika Serikat dan sekutunya sedang mempertimbangkan untuk melancarkan serangan militer ke Suriah --sebagai tindakan atas serangan 21 Agutus, hingga kini belum ada negara yang meminta Dewan Keamanan untuk mengadakan sidang.
Ban menjelaskan kemajuan yang didapat tim pemeriksa PBB tersebut saat ia melakukan pertemuan dengan para duta besar untuk PBB dari Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.
"Tim tersebut sudah menyelesaikan tugasnya mengumpulkan sampel dan bukti-bukti," kata Nesirky kepada para wartawan.
"Mereka sekarang sedang bersiap-siap untuk berangkat, mereka akan meninggalkan Damaskus dan Suriah besok."
Utusan PBB urusan perlucutan senjata Angela Kane telah meninggalkan Damaskus pada hari Jumat dan akan melapor kepada Ban di New York pada hari Sabtu, tambah juru bicara.
Para penerjemah bahasa dan staf pendukung PBB lainnya juga telah meninggalkan Suriah pada Jumat, kata Nesirky.
Ketiga belas pakar yang dipimpin oleh Ake Sellstrom itu akan membawa sampel-sampel yang diambil dari lokasi dugaan serangan senjata kimia di Ghouta, di dekat Damaskus, ke laboratorium-laboratorium di Eropa.
"Tim yang dipimpin Dr Sellstrom sedang berupaya keras untuk mempercepat proses analisa," kata Nesirky dan pada saat yang sama menekankan "pentingnya perhatian yang teliti untuk mempertahankan integritas proses tersebut."
Juru bicara mengatakan laporan yang ditulis oleh tim pemeriksa itu pada akhirnya akan diserahkan kepada semua negara anggota PBB.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua