Dubai, NU Online
Penyataan anti-Muslim bakal calon presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya merugikan bisnisnya sendiri di Timur Tengah di mana pasar swalayan-pasar swalayan besar di kawasan ini menarik penjualan lampu, cermin, dan tempat perhiasaan buatan "Trump Home" yang dimiliki Donald Trump.
<>
Konglomerat real estate dan bintang reality show ini lebih banyak mendapat keuntungan dari lisensi namanya untuk golf, produk barang mewah, dan produk retail, ketimbang dari pengoperasian gedung.
Produk-produk Trump Home yang kebanyakan mewah selama ini dijual di swalayan-swalayan Lifestyle di Uni Emirat Arab, Kuwait, Arab Saudi dan Qatar.
Namun induk swalayan ini, Landmark, salah satu grup ritel terbesar di Timur Tengah beranggotakan 190 swalayan di Timur Tengah, Afrika dan Pakistan, menyatakan telah menarik semua barang dagangan Trump dari rak-rak pajang mereka.
"Mengingat pernyataan yang belum lama ini disampaikan oleh calon presiden itu di media AS, kami menghentikan penjualan semua produk Trump Home," kata CEO Sachin Mundhwa via email tanpa menyebutkan nilai kontrak untuk produk Home Trump itu, demikian Reuters. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua