Toko "Seks Halal" Online Mulai Hadir di Turki
NU Online · Selasa, 22 Oktober 2013 | 03:02 WIB
Ankara, NU Online
Seorang pengusaha Turki membuka toko seks online yang pertama di negara itu bagi Muslim dengan menjual berbagai pernak-pernik seks serta tips untuk berhubungan badan yang "halal".
<>
Haluk Murat Demirel (38) mengatakan dirinya mendapat insprirasi untuk meluncurkan toko online tersebut (www.bayan.helalsexshop.com) dari seorang teman yang memintanya tips tentang hubungan seks dan sejumlah produk tertentu. Namun saat itu Demirel mendapati bahwa toko sejenis menampilkan konten yang terlalu eksplisit, lapor Reuters.
"Toko seks online biasanya memiliki gambar porno, hal itu membuat orang Muslim tidak nyaman. Kami juga tidak menjual vibrator karena tidak diperbolehkan dalam Islam," kata Demirel.
Seksualitas seringkali memicu perdebatan panas di negara mayoritas Muslim yang secara konstitusional sekuler itu. Memang di Turki sendiri terdapat sejumlah toko pernak pernik seks, bahkan di kota-kota besar, meskipun di sebagian Istanbul ada yang memiliki papan neon promosi.
Para kritikus Perdana Menteri Tayyip Erdogan seringkali menuduhnya sebagai tokoh puritan karena terlalu banyak memberikan komentar terkait kehidupan pribadi warganya, mulai dari nasihat terkait jumlah anak yang harus dimiliki seorang wanita serta pandangannya tentang aborsi.
Demirel mengatakan laman yang memberikan tips tentang praktik seksual mana yang diperbolehkan dan dilarang dalam Islam itu terbukti populer sejak diluncurkan pertama kalinya pada Selasa pekan lalu, dengan jumlah pengunjung sebanyak 33 ribu dalam satu hari pada Ahad. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
6
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Terkini
Lihat Semua