3 Hal Ini Harus Dimiliki Pengurus NU menurut Rais PWNU Jabar
NU Online · Selasa, 15 Agustus 2023 | 14:45 WIB
Karawang, NU OnlineÂ
Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Abun Bunyamin mengungkapkan tiga perkara yang harus dimiliki oleh pengurus NU di setiap tingkatan. Tiga hal ini penting menurutnya agar dapat berkhidmah dengan maksimal di NU.
"Pertama pengurus NU mesti memiliki waktu, apa yang dapat pengurus lakukan bila dirinya tidak memiliki waktu untuk aktif di Nahdlatul Ulama. Maka memberikan segenap waktu yang dimilikinya untuk NU adalah syarat utama," jelas Kiai Abun.
Demikian disampaikan Kiai Abun saat menyampaikan tausiah pada kegiatan Pelantikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kotabaru di halaman Pondok Pessantren Al Muhajirin 6 Kabupaten Karawang, Sabtu (12/8/2023).
Kedua, sambung kiai Abun, pengurus NU harus memiliki konsep. Kiai Abun menilai, memiliki waktu saja tidak cukup, mesti memiliki konsep untuk kegiatan dan dobrakan yang perlu dilakukan Nahdlatul Ulama.
"Tentunya konsep dan dobrakan yang sejalan dengan akidah Ahli Sunah wal Jamaah an-Nahdliyah," terang Kiai Abun.
Ketiga, sambung pimpinan Pondok Pesantren Al-Muharijin tersebut menjelaskan, pengurus NU harus memiliki kemampuan modal atau material.Â
"Bahwa pengurus memiliki kemampuan finansial untuk membantu Nahdlatul Ulama," tandasnya.
Selain itu, pada kesempatan ini Kiai Abun juga memberi pesan bahwa pengurus NU tidak henti-hentinya menjaga keutuhan NKRI. "NKRI itu harga mati, siapa pun yang menganggu keutuhan NKRI, maka Nahdlatul Ulama yang pertama melawannya," pungkasnya.
Sebagai informasi, pada Konferensi MWCNU Kotabaru, KH Wardi Kusuma terpilih sebagai Rais Syuriyah dan KH Denis Vikri terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2023-2028.
Hadir dalam kesempatan tersebut Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin, Katib Syuriah PWNU Jawa Barat KH Ade Fatahillah, Mustasyar PCNU Kabupaten Karawang, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Karawang KH Zenal Arifin, Sekretaris PCNU Kabupaten Karawang H Deden Permana, serta banom dan lembaga NU dilingkungan Kotabaru.
Pewarta: Riki Baehaki
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua