Banjir Bandang dan Longsor Lumpuhkan Sejumlah Akses Jalan di Sukabumi
NU Online · Jumat, 6 Desember 2024 | 18:00 WIB
Bandung, NU Online
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Sukabumi memicu bencana banjir bandang dan longsor. Bencana tersebut membuat terputusnya akses jalan utama di sejumlah wilayah. Dampak cuaca ekstrem ini mulai dirasakan sejak Selasa (3/12/2024), menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, melaporkan bahwa sebuah jembatan di ruas jalan Loji - Puncak Darma, tepatnya di Km Bdg 161+784, ambruk pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 05.00 WIB.
"Jembatan sepanjang 12 meter ini ambruk akibat cuaca ekstrem. Jalur sementara ditutup sambil menunggu perbaikan yang sedang dilakukan," ujar Bambang di laman resmi Pemprov Jabar dikutip NU Onine Jabar.
Ia juga menyebutkan bahwa sejak November hingga awal Desember 2024, tercatat 53 kejadian longsor di wilayah Jawa Barat. “Sebanyak 51 titik sudah teratasi, namun dua kejadian terbaru, yaitu di ruas jalan Simpang Loji - Puncak Darma, menyebabkan akses lalu lintas terputus dan dialihkan karena jalan amblas hingga satu meter,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyebutkan bencana banjir meluas di enam kecamatan, termasuk Ciemas, Palabuhanratu, Cidolog, dan Gegerbitung.
Selain itu, longsor terjadi di tujuh kecamatan, di antaranya Simpenan, Cisolok, dan Sagaranten. Bahkan, pergerakan tanah dilaporkan di dua wilayah, yakni Kecamatan Cikembar dan Bantargadung.
"Kami telah melakukan evakuasi di sejumlah lokasi bencana. Hingga saat ini, pendataan dan asesmen masih berjalan," ungkap Deden.
Bencana hidrometeorologi yang melanda Sukabumi ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua