Fatayat NU dan JP3M Purwakarta Perkuat Peran Perempuan Pesantren di Era Digital
NU Online · Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Purwakarta, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) bersama Jaringan Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JP3M) Purwakarta menggelar Halaqah NU Women bertema Inovasi Pesantren dalam Pendidikan dan Dakwah Kontemporer. Halaqah ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2025.
Ketua PC Fatayat NU sekaligus Ketua JP3M Kabupaten Purwakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi perempuan pesantren untuk memperkuat peran mereka di tengah tantangan era digital dan transformasi sosial.
“Salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah memperkuat peran para ibu nyai dan dzurriyah dalam memimpin pesantren di era transformasi (digital),” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jabar.
Ia juga mendorong para bu nyai dan nawaning agar mampu menjadi juru dakwah multiplatform yang aktif mengisi ruang digital dengan konten keislaman yang inovatif, moderat, dan menyejukkan.
“Kita perlu hadir di media sosial, Instagram, Tiktok, dan Youtube, untuk menyampaikan pesan keagamaan yang ramah dan positif. Di tengah maraknya framing negatif terhadap pesantren, ini menjadi PR besar bagi kita semua. Kita harus berada di barisan terdepan dalam membela agama, ulama, dan pesantren, tentu dengan tetap melakukan evaluasi dari dalam,” tegasnya.
Halaqah ini menghadirkan narasumber utama yakni Ning Imaz Fatimatu Zahro dari Pesantren Lirboyo dan Julaiha Probo Anggraini yang membawakan materi tentang Public Speaking bagi kader perempuan Nahdliyin.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua