Cegah Stunting, GP Ansor Jakut Bagikan 1.000 Paket Makanan Bayi
NU Online · Selasa, 18 November 2025 | 06:00 WIB
Jakarta Utara, NU Online Jakarta
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Utara membagikan 1.000 paket makanan bayi kepada masyarakat Penjaringan, Jakarta Utara. pada Ahad (16/11/2025).
Ketua GP Ansor Jakarta Utara, H Muhammad Sufyan Hadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen GP Ansor melawan stunting di tingkat akar rumput. Menurutnya, stunting merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.
“Kami melihat persoalan stunting sebagai masalah bersama yang harus diselesaikan dengan gotong royong. Masih banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi bayi. Karena itu, kami hadir dengan memberikan makanan bergizi yang mudah diolah dan aman untuk bayi,” ujar Sufyan dalam keterangannya.
Sufyan menjelaskan bahwa masyarakat Jakarta Utara dikenal dengan tantangan ekonomi dan kesulitan dalam pangan, sehingga risiko stunting cenderung lebih tinggi dibanding wilayah lain.
“Ketika kami melakukan pendataan, kami menemukan banyak keluarga yang sebenarnya peduli terhadap nutrisi anak, tetapi terkendala biaya. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan kebutuhan mereka, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan,” jelasnya.
Ia menuturkan pencegahan stunting tidak hanya cukup dengan memberikan makanan tambahan, tetapi juga diperlukan pemahaman yang tepat mengenai pola asuh dan gizi seimbang untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Salah satu permasalahan yang kami temukan adalah kurangnya informasi terkait gizi dasar. Karena itu, kami memberikan edukasi agar para orang tua lebih memahami kebutuhan nutrisi anak sesuai usianya,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif elemen masyarakat.
“Kami melihat persoalan stunting sebagai masalah bersama yang harus diselesaikan dengan gotong royong. Masih banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi bayi. Karena itu, kami hadir dengan memberikan makanan bergizi yang mudah diolah dan aman untuk konsumsi bayi,” katanya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua