Ketua PWNU Jakarta: Zakat Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat
NU Online · Selasa, 17 Desember 2024 | 10:00 WIB
Jakarta Timur, NU Online Jakarta
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Khusus Jakarta KH Samsul Ma'arif menyebutkan zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Hal itu disampaikan dalam Pelatihan Manajemen Zakat bagi Mahasiswa yang digelar Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jakarta di Kantor PWNU DKI Jakarta pada Sabtu (15/12/2024) sore.Â
"Jika semua membayar zakat dengan benar, bisa diprediksi akan mencapai triliunan. Di Jakarta, lembaga zakat terbaik baru mampu mengumpulkan 300 miliar per tahun," ujarnya.
Kiai Samsul memaknai sedekah dalam konteks yang lebih luas seperti senyum kepada saudara.Â
 "Sedekah bisa dalam bentuk materi, bisa juga non-materi. Minimal, senyum kepada saudara kita sudah termasuk sedekah," jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk memahami bahwa berbuat baik tidak selalu membutuhkan materi.
"Saya punya keinginan kuat. Dalam beberapa tahun lagi, saya akan masuk dalam kategori orang yang mampu mengeluarkan zakat. Orang yang rajin memberikan infak," ungkapnya
Kiai Samsul menyampaikan pesan bahwa generasi muda harus memiliki motivasi kuat, niat baik, dan semangat untuk terus berkembang.Â
"Yakinlah, suatu saat Anda bisa menjadi orang yang mampu berzakat, berarti Anda telah menjadi orang kaya sejati," tuturnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya generasi muda untuk tidak sekadar bermimpi, melainkan mengambil langkah nyata dalam mengembangkan potensi diri.Â
Kiai Samsul juga mengajak generasi muda untuk berpikir positif dan membangun semangat melalui pemahaman mendalam tentang zakat, sedekah, dan aktualisasi diri.
"Mulai membaca, mencari tahu siapa diri kita. Nah, bagian daripada mengaktualisasikan diri, hari ini Anda mungkin kuliah di tempat tertentu, diajak oleh lembaga NU untuk berpikir positif," ujarnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua