Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Jombang Tembus Rp90 Ribu per Kilogram
NU Online · Ahad, 15 Februari 2026 | 09:03 WIB
Jombang, NU Online
Menjelang bulan suci Ramadhan, harga cabai rawit di Kabupaten Jombang tembus Rp90 ribu per kilogram. Kenaikan ini terpantau di sejumlah pasar tradisional dan menjadi yang paling mencolok dibandingkan komoditas lainnya.
Berdasarkan pantauan di Pasar Peterongan, Kabupaten Jombang, harga cabai rawit melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan harga tersebut terjadi secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir.
Sohib, salah satu pedagang setempat, mengungkapkan bahwa saat ini ia menjual cabai rawit di kisaran Rp90.000 per kilogram. Padahal, sebulan lalu harganya masih berada di rentang Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram.
“Harga jual cabai rawit sekarang sekitar Rp90.000 per kilogram. Sebulan lalu masih Rp40.000 sampai Rp50.000,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jombang.
Ia memprediksi harga cabai rawit masih berpotensi naik, terutama dua hari menjelang Ramadhan. Bahkan, harga komoditas tersebut diperkirakan bisa menembus Rp100.000 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan harga dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang Ramadhan. Selain itu, faktor cuaca buruk di sejumlah daerah sentra produksi turut mempengaruhi hasil panen sehingga pasokan ke pasar menjadi terbatas.
Selain cabai rawit, harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Kenaikannya memang tidak setinggi cabai rawit, namun tetap dirasakan pedagang dan pembeli.
“Untuk bawang merah naik sekitar Rp10.000. Sekarang di kisaran Rp42.000 sampai Rp43.000 per kilogram,” tambahnya.
Baca selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
2
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
3
Sejumlah Pemberitaan Wafat KH A Wahid Hasyim di Media Massa
4
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Urutan Bulan Haram, Mana yang Pertama?
5
118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
6
Gus Yahya Pilih Jaga Jarak atas Kasus Gus Yaqut, Tak Libatkan NU dalam Urusan Keluarga
Terkini
Lihat Semua