Tetap Produktif, Inilah 7 Mekanisme Work From Home dari Kemnaker
NU Online · Selasa, 24 Maret 2020 | 13:50 WIB
Jakarta, NU Online
Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) memiliki upaya pencegahan untuk menekan penyebaran Virus Corona. Dalam pencegahan tersebut, Kemnaker menerapkan sistem bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) kepada pegawainya.
Â
Sistem itu berlaku di Kantor Pusat Kemnaker dan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pusat di Seluruh Indonesia. dalam menjalankan WFH, kemnaker tetap memiliki mekanisme tugas.
Â
Berikut penjelasannya.
- Pelaksanaan work from home di lingkungan Kemnaker berlangsung mulai tanggal 17 – 31 Maret 2020.
- Selama masa WFH, pegawai Kemnaker dilarang meninggalkan rumah kecuali ada keperluan penting dan mendesak.
- Untuk pegawai yang melaksanakan WFH di luas domisili harus dengan persetuan pimpinan Satker Kemnaker.
- Agar tetap produktif, atasan langsung memantau dan melaporkan pelaksanaan pekerjaan kepada Pimpinan Satker setiap akhir pekan.
- Untuk pekerjaan di luar kantor yang mendesak harus atas persetujuan Pimpinan Satker dan dilaporkan kepada Sekjen Kemnaker.
- Para pemimpin secara berjenjang bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas dan fungsi tetap efektif selama periode WFH.
- Periode WFH dilakukan secara bertanggung jawab dan profesional. Semua pekerjaan yang dilakukan dilaporkan kepada atasan.
Â
Dengan 7 langkah yang diterapkan oleh Kemnaker, seluruh pegawai bisa bekerja normal dan produktif.
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua