Bendung Paham Radikalisme, Dirjen Pendis Kemenag Didik Instruktur Nasional Moderasi Beragama
NU Online · Senin, 30 Desember 2019 | 06:45 WIB
Sebagai langkah antisipasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama dalam beberapa hari terakhir ini mengelar Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) yang berlangsung 27-31 Desember 2019 bertempat di Pusdiklat Kemenag Ciputat.
Peserta acara tersebut adalah para dosen yang berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se- Indonesia. Beberapa wacana praktis yang disampaikan para pakar meliputi; pemetaan keberagamaan di Indonesia dan tantangan kehidupan berbangsa, pemanfaatan media sosial untuk aksi moderasi beragama, dan resolusi konflik sosial, politik, dan keagamaan.
“Para dosen yang terpilih tersebut nantinya akan menjadi instruktur nasional untuk mengkampayekan dan membumikan moderasi beragama” kata Ali Muhtarom selaku panitia.
Ali menambahkan, selain mendapatkan materi di kelas dengan muatan-muatan perspektif moderat, peserta juga diagendakan berkunjung ke dua ormas besar yang selama ini menjadi motor utama gerakan Islam moderat.
“Kita ajak peserta sowan ke kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Hal itu agar para peserta mendapatkan perspektis yang lebih dalam dan beragam” tambah doktor lulusan UIN Yogyakarta ini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua