Berharap Siswa Madrasah Tak Lagi Terhambat Ikut Olimpiade Sains Nasional
NU Online · Selasa, 10 November 2015 | 15:00 WIB
Jakarta, NU Online
Kasus terjegalnya siswa madrasah dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) diharapkan tak terulang lagi setelah adanya kesepakatan antara Direktorat Madrasah Kemenag dan Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud.
<>
Direktur Madrasah Kemenag Nur Kholis Setiawan menjelaskan, dirinya sudah menggelar rapat dengan Dirjen Dikdas Kemendikbud dan menghasilkan kesepakatan, tak ada lagi aturan atau juknis yang menghalangi kepesertaan dalam OSN, baik bagi sekolah dibawah naungan Dikbud, Kemenag maupun sekolah kedinasan.
“Silahkan siswa madrasah mengikuti OSN. Saya pegang betul kesepakatan ini,” kata Nur Kholis Setiawan.
Dalam OSN terakhir, siswa madrasah mencapai prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya, yaitu memperoleh 29 medali.
Atas prestasi tersebut, Ia ditanya oleh Menag Lukman Hakim Syaifuddin, berapa banyak seluruh medali dalam OSN. Ia menjawab, banyak, tetapi ini bukan soal banyaknya, tetapi perjuangannya. Dan Menag mengapresiasi apa yang disampaikan itu.
Langkah selanjutnya untuk meningkatkan prestasi adalah memberikan training lebih lanjut kepada para juara ajang Kompetisi Sains Madrasah untuk ikut dalam OSN agar capaian prestasi ke depan lebih banyak. Dalam hal ini, ia menggandeng Yohannes Surya yang sudah berpengalaman dalam berbagai ajang olimpiade.
“Saya belum punya target lebih. Mengembalikan kebanggaan siswa madrasah itu kan tidak mudah. Nah, ini kan sudah mulai tumbuh. Sekarang mulai memiliki kepercayaan diri, bahkan kebanggaan,” tegasnya. (Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua