Bulog Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2024, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
NU Online · Selasa, 5 Maret 2024 | 13:00 WIB
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Bulog membuka pendaftaran mudik gratis untuk Lebaran 2024. Pendaftaran mudik gratis dibuka hari ini, Selasa (5/3/2024) melalui akun Instagram @perum.bulog.
Perum Bulog membuka kuota sebanyak 350 pemudik yang akan diangkut menggunakan bus eksekutif. Masyarakat bisa ikut mendaftar untuk mudik gratis menggunakan moda transportasi bus dengan jadwal pemberangkatan 5 April 2024 di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan.
Bulog menyediakan tujuh rute mudik gratis 2024, yaitu ke Surabaya via Ngawi-Madiun, Metro Lampung via Bandar Lampung, Purwokerto via Bumiayu, Solo via Klaten, Yogyakarta via Kebumen-Purworejo, Semarang via Tegal-Pekalongan, dan Wonosobo via Purbalingga-Banjarnegara.
Syarat Mudik Gratis 2024 Bus Bulog
Syarat mudik gratis 2024 Bulog hanya dua yaitu menyertakan KTP atau kartu identitas anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) jika mendaftarkan anggota keluarga.
"Seluruh dokumen itu harus diunggah dengan format pdf, jpg, atau png dan dapat terbaca dengan jelas," tulis BULOG dalam akun instagramnya.
Pendaftaran Mudik Gratis 2024 Bulog
Pendaftaran mudik Gratis 2024 Bulog cukup mudah. Pengumuman akan dilakukan melalui sosial media Instagram Perum Bulog dan TJSL Perum Bulog dimulai 5 Maret 2024 sampai dengan kuota terpenuhi.
Peserta hanya perlu mengisi Google form yang link-nya akan diumumkan di sosial media tersebut serta mengunggah dokumen-dokumen persyaratan.
Adapun konfirmasi sah menjadi peserta mudik gratis 2024 bus Bulog ini akan diberitahukan melalui WhatsApp kontak panitia mudik di nomor 081-381-500-200 selama 14-15 Maret 2024.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua